Waspada Banjir

Musim hujan yang datang tiap hari…mengharuskan warga lebih waspada utamanya yang rumahnya langganan banjir pada tahun2 yang lalu. beberapa hal yang dapat kita lakukan sebagai warga masyarakat dalam upaya mengatasi banjir.diantaranya…
1. buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan,..ingat kali, sungai..bukan tempat membuang sampah lo..bo!
2. Usahakan rumah kita ada lahan terbuka hijau untuk resapan minimal 10 % dari luas tanah yang kita gunakan, sebaiknya sih sampai 30 %
3. jangan doyan tebang pohon, sebaliknya perbanyak tanam pohon coy..
4. buat pemerintah tu..buat peraturan dan laksanakan dengan tegas sangksi..bagi warga yang doyan buang sampah sembarangan dijalan, dikereta apalagi di sungai..denda tuh..minimal 5 gram emas murni..biar kapaok..
5. dll. tambahkan sendiri deh…

apakah anda pintar atau Bodoh?

ini email kiriman teman…boleh dikomentari, ditambah…didiskusikan dsb…
masuk kategori manakah anda..

ORANG BODOH VS ORANG PINTAR

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya di bisnis.
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar.
Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka di suruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada diatas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi
staffnya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar
“meratap-ratap” kepada orang bodoh agar tetap di berikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :
Jadi mending jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mulia mana antara orang pinter atau orang bodoh??
Susah mana antara orang pinter atau orang bodoh??

KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah “resiko” dan “berusaha”,
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter perpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh.

foto Icat

lg action..

lg action..

liburan

ilham..bersaudara

ilham..bersaudara

ainun

ainun sawangan Depok

ainun sawangan Depok

ini foto ainun kelas V SD

foto2

Ainun FF

Ainun FF

foto

gaya

gaya