Semangat Proklamasi

Seperti biasa setiap bulan Agustus masyarakat Indonesia antusias menyambut HUT kemerdekaan RI negara tercinta ini, beragam cara untuk memeriahkan suasanya ini, mulai dari pertandingan olah Raga kesenian dsb. Utamanya masyarakat di pedesaan hal yang sangat menggembirakan murid SD sampai SMU umumnya diisi dengan acara perkemahaan sebagai suatu rangkaian dari peringatan HUT kemerdekaan ini…hal ini juga merupakan salah satu indikator bahwa cinta tanah air dan rasa Bangga sebagai anak bangsa masih tumbuh subur di hati generasi muda..

bagaimana dengan pemimpin kita…yang lebih beruntung dapat menikmati indahnya kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh pendahulu kita dari Sabang sampai marauke…

sebagai anak Bangsa saya mengajak kepada bapak/ibu yang telah lama dan lebih beruntung utamnya dalam hal Ekonomi, Pendidikan, pangkat..jabatan dan telah lama menikmati hasil kemerdekaan..jangan lupa masih banyak saudara2 kita utamnya di desa yang hidup pas-pas ekonomi morat-marit turun temurun belum menikmati jerih payah nenek moyang mereka untuk merebut kemerdekaan …dengan pengorbanaan jiwa dan raga mereka demi kemerdekaan………..

wahai para pedagang….utamanya yang daerah Glodok, Mangga Dua..sana..yang konon ..menguasai dan mengendalikan perekonomian Negara ini jangan terlalu banyak ambil untung…dalam perdagangan kamu…

Para pejabat…jangan hanya doyan memberi izin barang-barang Impor,..tapi pikirkan pertumbuhan industri dalam negeri meskipun dengan bersusahpaya mulai dari yang kecil..tapi kita tidak didikte oleh negara lain dalam suatu produk…, kenapa kita kalah dengan malaysia dengan mobil Nasionalnya (proton)…dst..

wakil Rakyatku..jangan mudah terpengaruh meskipun ada yang mengimin-imin fulus milyaran rupiah sekiranya dalam menbuat suatu Undang-undang dapat merugikan rakyat jangan dibuat…

wahai generasi muda.. mahasiswa.. belajarlah dengan baik,..jangan muda terpengaruh pengaruh negatif globalisasi utamanya Narkoba..katakan Tidak..demi masa depanmu dan masa depan Bangsa….lawan Narkoba…

selamat HUT RI ke 63…jayalah indonesiaku..Bangunlah jiwanya..bangunlah Badannya…

Depok
14 Agustus 2008
Wong Desa